Malaqbi.comMudah Dimengerti
Agama

FKUB Sulbar Ajak Pemuda Jadi Penggerak Kerukunan di Ruang Digital

✍️ · 🗓 28 Oktober 2026 · 👁 18 dibaca
MAMUJU (malaqbi.com) Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Sulawesi Barat, Nur Salim Ismail, mengajak generasi muda mengambil peran aktif sebagai penggerak kerukunan di ruang digital, terutama dalam momentum Hari Sumpah Pemuda 2026 bertema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”.

Menurut Nur Salim, ruang digital saat ini menghadapi tantangan berupa kegaduhan informasi yang tidak jarang berkembang menjadi narasi kebencian dan berpotensi mengganggu persatuan masyarakat.

“Sebab hari ini, aktivitas digital kita semakin tergiring pada kegaduhan. Bahkan berujung pada narasi kebencian. Nah, tentu ini tidak elok ketika telah menjadi algoritma berpikir generasi muda,” kata Nur Salim Ismail.


Ia menilai, generasi muda memiliki posisi strategis dalam membangun budaya digital yang sehat melalui penyebaran pesan perdamaian, penguatan toleransi, dan penghormatan terhadap perbedaan.

“Gerakan masif untuk menyerukan pesan kerukunan lewat kekuatan digital dipandang sangat efektif di era masa kini. Kita tentu berharap perhatian khusus generasi muda untuk menjadi bagian dari penggerak kerukunan,” ujarnya.

Nur Salim menambahkan, tiga nilai dalam tema Hari Sumpah Pemuda dapat menjadi landasan bagi generasi muda untuk merawat persatuan. Patriotik berarti mencintai tanah air dan menjaga kebangsaan; gigih berarti tangguh menghadapi tantangan zaman, termasuk meningkatkan literasi digital; sedangkan berempati berarti membangun kepedulian dan menghargai sesama tanpa mendominasi.


Dalam masyarakat yang majemuk seperti Sulawesi Barat, keterlibatan pemuda menjadi bagian penting dari upaya menjaga kerukunan. Ruang digital diharapkan tidak menjadi arena untuk mempertajam perbedaan, tetapi menjadi sarana memperluas dialog dan memperkuat persatuan.

Melalui momentum Hari Sumpah Pemuda, FKUB Sulawesi Barat berharap generasi muda mampu menjadi pelopor kerukunan yang tidak hanya menjaga persatuan di dunia nyata, tetapi juga menghadirkan perdamaian di ruang digital.

"Kita tentu tidak cukup hanya menautkan harapan agar bangsa ini tetap rukun dan damai. Tapi Generasi Muda punya ruang strategis untuk menjadi jembatan kerukunan di ruang digital," pungkasnya. (*)
WhatsApp Facebook 💬 Komentar & versi lengkap

Berita Terkait

Polemik Pemblokiran Layanan ASN Digital Sulbar Mulai Temui Titik TerangPastikan Aspirasi Masyarakat Terserap, Kapolda Sulbar Sambangi Rumah-Rumah Ibadah di MamujuTim Siaga Darurat BPBD Sulbar Pantau Sebaran Titik Panas dan Kabut AsapTindak Lanjuti Aduan Vendetta, Polda Sulbar dan Inspektorat Tinjau Kondisi Bangunan Puskesmas Karampuang